Saturday, March 28, 2009

SIASAT MERAWAT "POWER STEERING"

SIASAT MERAWAT “POWER STEERING”

Kenyaman berkendara dalam mobil dapat ditentukan oleh dua hal yaitu kondisi mobil yang baik, tentu diperlukan perawatan secara berkala. Salah satu bagian mobil yang perlu anda rawat adalah bagian power steering adalah bagian mobil yang akan membantu mempermudah mengemudi memutar roda kemudi. Ada dua jenis power steering yaitu system fluida dan system eletrik. System fluida menggunakan minya power steering untuk mengerakkan steering box. Sementara, system elektrik menggunakan motor untuk menggerakkan steering box.

Melalui power steering anda dapat mengendalikan mobil secara lebih mudah, menyenangkan, dana tidak membuat otot mudah pegal. Oleh sebab itu, agar alat ini berfungsi optimal, berikut ini adalah beberapa hal yang dapat anda perhatikan. Terutama untuk power steering dengan system fluida karena system elektrik dirancang untuk menggunakan jangka panjang yang praktis tidak memerlukan perawatan rutin.

Pertama, sebaiknya anda mengganti minyak power steering setelah 30.000 km atau satu tahun. Sebaiknya, penggantian atau penambahan minyak power steering harus sesuai dengan buku manual produsen mobil.

Kedua, jangan lupa untuk memeriksa kondisi minyak power steering secara berkala. Pada umumnya, minyak power steering yang kondisinya bagus berwarna merah. Oleh sebab itu, jika anda mendapati warna minyak power steering berubah menjadi hitam, itu tandanya minyak power steering tepat, sebaiknya anda melakukan di bengkel dengan teknisi yang terlatih.

Ketiga, perhatikan volume minyak power steering. Jika kondisinya tidak menyentuh permukaan minyak, berarti kapasitas minyak power steering sudah di bawah minus. Dalam kondisi seperti ini, sebaiknya anda tidak menggunakan perangkat yang satu ini. Sebab, di khawatirkan dapat merusak seal dan komponen lain. Jika itu terjadi, dapat dipastikan biaya perbaikannya pasti sangatlah mahal. Untuk mencegah hal tersebut, sebaiknya anda membawa mobil ke bengkel, untuk mengantisipasi terjadi kebocoran.

Keempat, pada saat service rutin, mintalah mekanik untuk mengecek kondisi drive belt (belt penggerak pompa power steering yang berasal dari mesin). Sebab, jika belt ini putus, anda tetap dapat mengemudikan mobil, tetapi dibutuhkan tenaga ekstra karena power steering tidak berfungsi.

No comments: