Mengapa Yahudi Pintar? Artikel Dr Stephen Carr Leon patut menjadi renungan bersama. Stephen menulis dari pengamatan langsung. Setelah berada 3 tahun di Israel karena menjalani housemanship dibeberapa rumah sakit di sana. Dirinya melihat ada beberapa hal yang menarik yang dapat ditarik sebagai bahan tesisnya, yaitu, “Mengapa Yahudi Pintar?” ungkapnya. Biasanya kalau sudah ada ikan, tidak ada daging. Ikan dan daging tidak ada bersama di satu meja. Menurut keluarga Yahudi, campuran daging dan ikan tak bagus dimakan bersama. Salad dan kacang, harus, terutama kacang badam.
|
Tuesday, October 6, 2009
Mengapa Yahudi Pintar?
Sunday, August 30, 2009
CARA ALAMI MENGATASI KESULITAN TIDUR
Tidur berkualitas merupakan kondisi istirahat yang diidamkan setiap orang. Namun, di tengah kesibukan dan rutinitas bekerja, jam tidur kerap berkurang dan tidur tidak nyenyak. Efeknya, ketika bangun pagi badan terasakurang fit, sering merasa mengantuk di siang hari, sulit berkonsentrasi, dan mudah pusing.
Sebenarnya, waktu ideal untuk tidur sebanyak 6-8 jam sehari. Namun, seiring bertambahnya usia biasanya menjadi 4 jam sehari dan tingkat pulasnya pun dapat berkurang. Hal ini masih normal terjadi dan belum tentu dikategorikan sebagai insomnia.
Tidak hanya factor usia, sulit tidur juga dapat disebabkan oleh efek samping obat. Misalnya, akibat mengkonsumsi obat anti hipertensi, obat steroid, dan yang mengandung kafein. Jika harus mengkonsumsi obat-obatan tersebut secara rutin, anda dapat mengganti obat dari golongan berbeda tetapi memiliki manfaat serupa, tanpa efek samping sulit tidur.
Untuk membantu mengatasi sulit tidur, ada baiknya jika dimulai dengan mengatur hidup yang sehat. Keseimbangan antara olahraga teratur dan pola makan sehat, serta lingkungan tempat tidur mempengaruhi kualitas istirahat di malam hari.
Olah raga di perlukan untuk menjaga stamina tubuh. Olahraga sebaiknya dilakukan secara rutin, di pagi atau sore hari, dapat dimulai dengan olahraga sederhana, seperti jalan kaki. Jika harus membawa pekerjaan kantor ke rumah, sebaiknya berhentilah bekerja minimal satu jam sebelum tidur. Berikan tubuh dan pikiran anda relaksasi sebentar agar tidur terasa lebih nyenyak. Disamping itu, jam makan pun dapat mengganggu kualitas tidur. Lebih baik makan setidaknya 4 jam sebelum tidur dan kendalikan porsi makannya agar tidak terlalu kenyang. Sebaliknya, tidur dengan perut lapar pun tidak disarankan karena kadar gula akan turun yang mengakibatkan efek pusing saat bangun di pagi hari. Hindari pula makanan yang mengandung kadar lemak tinggi, gula, dan protein di jam-jam menjelang tidur malam. Sebaliknya, untuk membuat tubuh terasa lebih relaks, cobalah menyeruput minuman hangat, seperti the, susu, atau segelas air hangat yang di campur madu dengan takaran 2 teh sendok makan.
Terakhir, factor lain yang mempengaruhi kualitas tidur anda adalah lingkungan tempat anda tidur. Usahakan tempat tidur anda nyaman dan kamar tidur berventilasi baik dan bersih.
Saturday, June 6, 2009
SAY NO TO DRUG'S
JENIS & EFEK PENGGUNAAN NARKOBA
NARKOBA disebut juga NAPSA (Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif lain) adalah obat, bahan atau zat bukan makanan yang jika diminum, dihisap, ditelan atau disuntikan akan berpengaruh pada kerja otak terutama pada susunan syaraf pusat dan bahayanya dapat menimbulkan ketergantungan.
Penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba dengan berbagai implikasi dan dampak negatifnya merupakan suatu masalah nasional yang sangat kompleks yang dapat merusak dan mengancam, kehidupan masyarakat, bangsa dan Negara. Akibatnya dapat menghambat jalannya pembangunan.
Sebagian orang tidak tahu mengenai narkoba tapi dari penyalahgunaannya pada umumnya sebagian masyarakat sudah mengetahui. Agar seluruh masyarakat dapat menjaga kehidupannya untuk tidak menyalahgunakan dan mengedarkan, perlu adanya pengenalan NARKOBA.
A.NARKOTIKA
Istilah Narkotika yang dikenal di Indonesia berasal dari bahasa Inggris "Narcotic" yang artinya bius yang sama dengan kata "Narcosis" dalam bahasa Yunani yang berarti menidurkan atau membiuskan.
Narkotika adalah zat atau obat-obatan yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman, baik sintetis atau semisintetis, hilangnya rasa nyeri dan menimbulkan ketergantungan.
Pengertian narkotika secara umum adalah suatu yang dapat menimbulkan perubahan perasaan, suasana pengamatan / pengelihatan karena zat tersebut mempengaruhi susunan syaraf pusat.
Menurut Undang-undang RI No.22 / 1997 tentang Narkotika, yang termasuk Narkotika, yaitu sebagi berikut :
1.HEROIN
Bersifat Depressan
( Dikenal dengan nama PUTAW, HEROIN, MORFIN )
Karakteristik
· Bentuk : Seperti kristal-kristal yang sangat halus atau detergen. Dibuat tablet / kapsul dan liquid injeksi.
· Warna : Putih sampai putih gading, abu-abu suram abu-abu, kecoklatan.
· Bau : Seperti cuka yang lemah sampai berbau tajam.
· Cara Penggunaan : Disuntikan atau dihirup (Sniffing)
Efek
ð Paling sering menimbulkan kematian akibat OVERDOSIS.
ð Menimbulkan rasa ngantuk, lesu, penampilan "bodoh" jalan melayang dan rasa senang berlebihan.
ð Gejala putus zat tidak mengancam secara fisik melainkan psikis : rasa tidak nyaman pada perut, kram otot, nyeri tulang, gejala seperti flu.
ð Problem kesehatan : adanya bekas pada daerah menyuntik, tetanus, HIV/AIDS, radang/gagal ginjal, Hepatitis B dan C, merusak urat syaraf, impotensi, Over Dosis ( OD=Koma=Sekarat ), problem jantung, dada dan paru-paru.
2. GANJA
Ganja – Bersifat Halusinogen
( Dikenal dengan nama Marijuana, Gele, Cimeng, Budha Stick, Hashis )
Karakteristik
- Menimbulkan ketergantungan psikis, terutama bagi mereka yang rutin menggunakan
- Bentuk : daun kering, cairan yang lengket dan minyak.
Efek
ð Menurunkan keterampilan motorik, bingung, kehilangan konsentrasi, penurunan motivasi, paranoid.
ð Komplikasi kesehatan pada daerah pernafasan, system peredaran darah, produksi sperma menurun, pengecilan zakar, mencegah kematangan ovum.
3.KOKAIN
Bersifat Stimulant
( Dikenal dengan nama : Coke, Crack, Snow, Rock, Cocaine, Flake )
Karakteristik
Berupa serbuk putih dan biasanya dihirup lewat hidung.
Efek
Ø Menyebabkan paranoid dan halusinasi.
Ø Menimbulkan rasa kurang percaya diri
Ø Memperburuk system pernafasan dan gangguan pada otak
B.PSIKOTROPIKA.
Selain jenis Narkotika di berbagai penjuru didunia terdapat obat-obatan yang bukan narkotika yang disebut dengan istilah Psikotropika.
Pengertian psikotropika adalah zat atau obat, baik alamiah maupun sintetis bukan narkotika, yang berkhasiat psikoatif melalui pengaruh selektif pada susunan saraf dan dapat menyebabkan perubahan khas pada aktivitas mental dan perilaku.
Menurut Undang-undang No.5 RI tahun 1997 tentang psikotropika, berdasarkan sifat dan efeknya dapat dikelompokkan menjadi sebagi berikut :
1. JENIS OBAT PENENANG
Jenis Obat Penenang – Bersifat Depresan
( Obat Tidur, Pil Koplo, BK Nipam, Valium, Lexotan Dll )
Efek
ð Bicara menjadi pelo, memperlambat respon fisik, mental dan emosi, peningkatan percaya diri "semu"
ð Dalam dosis tinggi akan menimbulkan perasaan cemas, sensitive, marah.
ð Penggunaan campuran dengan alcohol akan mengakibatkan kematian.
ð Gejala putus zat bersifat lama dan serius.
2. EKSTASI
Bersifat Stimulant
( Dikenal dengan : Innex, XTC, Clarity, Yupie Drug, Huge Drug, Butterfly, Black Heart )
Karakteristik
Bentuk berupa tablet warna-warni.
Cara Penggunaan ditelan secara langsung.
Efek
- Peningkatan detak jantung dan tekanan darah, hilangnya control, peningkatan rasa percaya diri "semu", Hiperaktif ( tidak bisa diam ), apatis ( cuek ), insomnia.
- Setelah efek diatas, biasanya akan terjadi perasaan lelah, cemas dan depresi yang dapat berlangsung beberapa hari.
- Kematian dilaporkan karena tidak seimbangnya cairan tubuh, karena dehidrasi.
- Problem kesehatan lain adalah merusak system saraf pusat, radang ginjal, hepatitis.
3. METHAMPHETAMINE
Bersifat Stimulant – ( Shabu-shabu )
Karakteristik
Berupa serbuk kristal, cara penggunaannya dihirup dengan alat Bantu ( bong )
Efek
Ø Menimbulkan perasaan melayang sementara, yang berangsur-angsur mambangkitkan kegelisahan luar biasa.
Ø Berat badan menyusut, halusinasi (tidak sejalan insomnia, tulang menjadi rapuh radang ginjal, pembekakan jantung)
C. ZAT ADIKTIF LAINNYA
Yang dimaksud bahan berbahaya yaitu bahan kimia yang meledak, mudah menyala/terbakar, oksidator, reduktor, racun, korosif, menimbulkan iritasi, sentilasi lunak dan nyeri, menimbulkan bahaya elektronik, karsiogenik, teratogenik, mutagenic, dan etiologic/biomedik.
Zak Adiktif lainnya bukan narkotika dan psikotropika yang mempengaruhi terhadap kerja otak. Bahan berbahaya dapat diklasifikasikan dalam berbagai golongan sebagai contohnya adalah berikut ini :
1. ALKOHOL
Bersifat Depresan
Karakteristik
Bentuk berupa cairan.
Efek
Ø Memperlambat kerja system saraf pusat, memperlambat reflek motorik, menekan pernafasan, denyut jantung, mengganggu penalaran dan penilaian.
Ø Menimbulkan perilaku kekerasan, meningkatkan resiko kecelakaan lalu lintas.
Ø Gejala putus zat mulai dari hilangnya nafsu makan, sensitive, tidak dapat tidur, kejang otot, halusinasi dan bahkan kematian.
2. INHALANT
( Lem Aica aibon, Thiner, Bensin, Spirtus )
Efek
Ø Memperlambat kerja otak dan system syaraf pusat.
Ø Menimbulkan perasaan senang berlebihan, puyeng, penurunan kesadaran, gangguan pengelihatan dan paru-paru.
Ø Problem kesehatan terutama merusak otak, liver, ginjal, dan paru-paru.
Ø Kematian timbul akibat berhentinya pernafasan dan gangguan pada jantung.
3. HALUSINOGEN
( Jamur kotoran kerbau, Kecubung )
Karakteristik
Menimbulkan Halusinasi
Efek
Bekerja pada system syaraf pusat untuk mengacaukan kesadaran dan emosi pengguna.
Perasaan "sejahtera" perubahan pada proses pikir, hilangnya control.
4. CAFEINE & NICOTINE
Bersifat Stimulant
(Kopi dan Rokok)
Efek
Bekerja pada system saraf akan menimbulkan rasa cemas dan akan mengakibatkan gangguan terhadap jantung dan pembuluh darah.