Saturday, June 6, 2009

SAY NO TO DRUG'S

JENIS & EFEK PENGGUNAAN NARKOBA

NARKOBA disebut juga NAPSA (Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif lain) adalah obat, bahan atau zat bukan makanan yang jika diminum, dihisap, ditelan atau disuntikan akan berpengaruh pada kerja otak terutama pada susunan syaraf pusat dan bahayanya dapat menimbulkan ketergantungan.

Penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba dengan berbagai implikasi dan dampak negatifnya merupakan suatu masalah nasional yang sangat kompleks yang dapat merusak dan mengancam, kehidupan masyarakat, bangsa dan Negara. Akibatnya dapat menghambat jalannya pembangunan.

Sebagian orang tidak tahu mengenai narkoba tapi dari penyalahgunaannya pada umumnya sebagian masyarakat sudah mengetahui. Agar seluruh masyarakat dapat menjaga kehidupannya untuk tidak menyalahgunakan dan mengedarkan, perlu adanya pengenalan NARKOBA.


A.NARKOTIKA


Istilah Narkotika yang dikenal di Indonesia berasal dari bahasa Inggris "Narcotic" yang artinya bius yang sama dengan kata "Narcosis" dalam bahasa Yunani yang berarti menidurkan atau membiuskan.

Narkotika adalah zat atau obat-obatan yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman, baik sintetis atau semisintetis, hilangnya rasa nyeri dan menimbulkan ketergantungan.

Pengertian narkotika secara umum adalah suatu yang dapat menimbulkan perubahan perasaan, suasana pengamatan / pengelihatan karena zat tersebut mempengaruhi susunan syaraf pusat.

Menurut Undang-undang RI No.22 / 1997 tentang Narkotika, yang termasuk Narkotika, yaitu sebagi berikut :



1.HEROIN


Bersifat Depressan

( Dikenal dengan nama PUTAW, HEROIN, MORFIN )


Karakteristik

· Bentuk : Seperti kristal-kristal yang sangat halus atau detergen. Dibuat tablet / kapsul dan liquid injeksi.

· Warna : Putih sampai putih gading, abu-abu suram abu-abu, kecoklatan.

· Bau : Seperti cuka yang lemah sampai berbau tajam.

· Cara Penggunaan : Disuntikan atau dihirup (Sniffing)


Efek


ð Paling sering menimbulkan kematian akibat OVERDOSIS.

ð Menimbulkan rasa ngantuk, lesu, penampilan "bodoh" jalan melayang dan rasa senang berlebihan.

ð Gejala putus zat tidak mengancam secara fisik melainkan psikis : rasa tidak nyaman pada perut, kram otot, nyeri tulang, gejala seperti flu.

ð Problem kesehatan : adanya bekas pada daerah menyuntik, tetanus, HIV/AIDS, radang/gagal ginjal, Hepatitis B dan C, merusak urat syaraf, impotensi, Over Dosis ( OD=Koma=Sekarat ), problem jantung, dada dan paru-paru.


2. GANJA


Ganja – Bersifat Halusinogen

( Dikenal dengan nama Marijuana, Gele, Cimeng, Budha Stick, Hashis )


Karakteristik


  • Menimbulkan ketergantungan psikis, terutama bagi mereka yang rutin menggunakan
  • Bentuk : daun kering, cairan yang lengket dan minyak.


Efek


ð Menurunkan keterampilan motorik, bingung, kehilangan konsentrasi, penurunan motivasi, paranoid.

ð Komplikasi kesehatan pada daerah pernafasan, system peredaran darah, produksi sperma menurun, pengecilan zakar, mencegah kematangan ovum.


3.KOKAIN


Bersifat Stimulant

( Dikenal dengan nama : Coke, Crack, Snow, Rock, Cocaine, Flake )

Karakteristik

Berupa serbuk putih dan biasanya dihirup lewat hidung.

Efek


Ø Menyebabkan paranoid dan halusinasi.

Ø Menimbulkan rasa kurang percaya diri

Ø Memperburuk system pernafasan dan gangguan pada otak


B.PSIKOTROPIKA.


Selain jenis Narkotika di berbagai penjuru didunia terdapat obat-obatan yang bukan narkotika yang disebut dengan istilah Psikotropika.

Pengertian psikotropika adalah zat atau obat, baik alamiah maupun sintetis bukan narkotika, yang berkhasiat psikoatif melalui pengaruh selektif pada susunan saraf dan dapat menyebabkan perubahan khas pada aktivitas mental dan perilaku.

Menurut Undang-undang No.5 RI tahun 1997 tentang psikotropika, berdasarkan sifat dan efeknya dapat dikelompokkan menjadi sebagi berikut :

1. JENIS OBAT PENENANG

Jenis Obat Penenang – Bersifat Depresan

( Obat Tidur, Pil Koplo, BK Nipam, Valium, Lexotan Dll )


Efek

ð Bicara menjadi pelo, memperlambat respon fisik, mental dan emosi, peningkatan percaya diri "semu"

ð Dalam dosis tinggi akan menimbulkan perasaan cemas, sensitive, marah.

ð Penggunaan campuran dengan alcohol akan mengakibatkan kematian.

ð Gejala putus zat bersifat lama dan serius.

2. EKSTASI

Bersifat Stimulant

( Dikenal dengan : Innex, XTC, Clarity, Yupie Drug, Huge Drug, Butterfly, Black Heart )


Karakteristik

Bentuk berupa tablet warna-warni.

Cara Penggunaan ditelan secara langsung.


Efek

  • Peningkatan detak jantung dan tekanan darah, hilangnya control, peningkatan rasa percaya diri "semu", Hiperaktif ( tidak bisa diam ), apatis ( cuek ), insomnia.
  • Setelah efek diatas, biasanya akan terjadi perasaan lelah, cemas dan depresi yang dapat berlangsung beberapa hari.
  • Kematian dilaporkan karena tidak seimbangnya cairan tubuh, karena dehidrasi.
  • Problem kesehatan lain adalah merusak system saraf pusat, radang ginjal, hepatitis.

3. METHAMPHETAMINE

Bersifat Stimulant – ( Shabu-shabu )

Karakteristik

Berupa serbuk kristal, cara penggunaannya dihirup dengan alat Bantu ( bong )


Efek

Ø Menimbulkan perasaan melayang sementara, yang berangsur-angsur mambangkitkan kegelisahan luar biasa.

Ø Berat badan menyusut, halusinasi (tidak sejalan insomnia, tulang menjadi rapuh radang ginjal, pembekakan jantung)


C. ZAT ADIKTIF LAINNYA

Yang dimaksud bahan berbahaya yaitu bahan kimia yang meledak, mudah menyala/terbakar, oksidator, reduktor, racun, korosif, menimbulkan iritasi, sentilasi lunak dan nyeri, menimbulkan bahaya elektronik, karsiogenik, teratogenik, mutagenic, dan etiologic/biomedik.

Zak Adiktif lainnya bukan narkotika dan psikotropika yang mempengaruhi terhadap kerja otak. Bahan berbahaya dapat diklasifikasikan dalam berbagai golongan sebagai contohnya adalah berikut ini :


1. ALKOHOL

Bersifat Depresan


Karakteristik

Bentuk berupa cairan.


Efek

Ø Memperlambat kerja system saraf pusat, memperlambat reflek motorik, menekan pernafasan, denyut jantung, mengganggu penalaran dan penilaian.

Ø Menimbulkan perilaku kekerasan, meningkatkan resiko kecelakaan lalu lintas.

Ø Gejala putus zat mulai dari hilangnya nafsu makan, sensitive, tidak dapat tidur, kejang otot, halusinasi dan bahkan kematian.

2. INHALANT

( Lem Aica aibon, Thiner, Bensin, Spirtus )


Efek

Ø Memperlambat kerja otak dan system syaraf pusat.

Ø Menimbulkan perasaan senang berlebihan, puyeng, penurunan kesadaran, gangguan pengelihatan dan paru-paru.

Ø Problem kesehatan terutama merusak otak, liver, ginjal, dan paru-paru.

Ø Kematian timbul akibat berhentinya pernafasan dan gangguan pada jantung.


3. HALUSINOGEN

( Jamur kotoran kerbau, Kecubung )


Karakteristik

Menimbulkan Halusinasi


Efek

Bekerja pada system syaraf pusat untuk mengacaukan kesadaran dan emosi pengguna.

Perasaan "sejahtera" perubahan pada proses pikir, hilangnya control.

4. CAFEINE & NICOTINE

Bersifat Stimulant

(Kopi dan Rokok)


Efek

Bekerja pada system saraf akan menimbulkan rasa cemas dan akan mengakibatkan gangguan terhadap jantung dan pembuluh darah.

Thursday, May 28, 2009

SAYANGI GINJAL ANDA

Info Dept. Kesehatan, riset yang dilakukan oleh mayo Foundation For Medical Education and Reseach, Amerika Serikat menyebutkan bahwa penderita batu ginjal mancapai jutaan orang setiap tahunnya. Setiap tahun penderitanya terus bertambah dan setiap orang mempunyai resiko terkena batu ginjal sebesar 10%.

Sebagian orang baru mengetahui kalau dirinya memiliki batu ginjal ketika buang air kecil. Biasanya penderita terkejut karena buang air kecilnya tidak lancar dan timbul rasa sakit. Batu ginjal itu dimulai dengan menyumbat urine dan biasanya terjadi infeksi.

Keluhan anyang-anyangan (rasa ingin buang air kecil) seringkali disepelekan kebanyakan orang, padahal keluhan ini dapat menjadi pertanda adanya gangguan pada fungsi ginjal.

Apalagi bila kejadiannya berulang dan dalam jangka waktu lebih dari seminggu.

Terkadang penyakit ini tidak menimbulkan keluhan. Tetapi gejala yang biasa muncul ialah pinggang terasa nyeri dan pegal-pegal. Rasa sakit akan muncul bila batu merusak jaringan atau terbawa ke saluran urine hingga menyumbatnya.

Pembentukan batu ginjal tidak terjadi dalam waktu singkat, melainkan dalam waktu tahunan. Tergantung seberapa besar kandungan zat pembentuk batu dalam urine, volume minum harian, pernah tidaknya kekurangan cairan untuk waktu lama, riwayat infeksi saluran urine dan factor kebiasaan menahan kencing. Kurang minum, sering berpuasa, sering buang air besar dan muntah juga menjadi factor yang mempercepat dan mempermudah terbentuknya batu ginjal.

Jika batunya sudah besar, maka perawatan lanjutan akan diperlukan, baik berupa operasi atau litotripsi (memecahkan batu dengan sinar laser). Upaya mengatasi dapat juga dilakukan dengan menggunakan bahan-bahan alami untuk meluruhkan batu ginjal serta mengeluarkannya.

Ramuan alami atau herbal umumnya bersifat diuresis yang mengakibatkan pengeluaran air seni secara lebih rutin yang membantu pencegahan pembentukan batu ginjal. Lama pemakaian tergantung pada besar kecilnya batu ginjal, berkisar antara beberapa hari sampai maksimal enam minggu pemakaian. Upaya mengatasi batu ginjal yang ideal tidak hanya meluruhkan dan mengeluarkan batu tersebut dari dalam tubuh, tetapi juga mengurangi rasa nyeri yang timbul dan mencegah pembentukan kembali batu ginjal itu sendiri.

Disamping itu, bagi para penderita batu ginjal, disarankan untuk banyak minum air putih, setidaknya depalapan gelas per hari sehingga aliran urine bisa di tingkatkan utk mengencerkan konsentrasi zat-zat pembentuk batu. Dengan rutin berolah raga dan tetap mengasup makanan bergizi seimbang, akan membantu mencegah penyakit batu ginjal.

Saturday, May 9, 2009

10 "Tempat" TERLARANG UNTUK PONSEL

10 “Tempat” TERLARANG UNTUK PONSEL

  1. Jangan Simpan dalam Saku
Bagi para Pria yang senang meletakan ponsel di saku celana sebaiknnya berpikir ulang. Ponsel yang menghasilkan paparan medan elektrostatik dan elektromagnetik yang mengakibatkan infertilitas (ketidaksuburan) lelaki.

  1. Jangan Letakkan Bersama Barang Elektronik

Jangan gunakan ponsel ketika sinyal lemah dekat dengan barang elektronik berpresisi tinggi. Barang elektronik mengeluarkan medan elektronik yang tinggi yakni : TV, Oven, Kulkas, dll. Perangkat berdaya listrik tinggi dapat merusak sirkuit ponsel atau terbakar.

  1. Dilarang Dekat kunci Mobil

Dalam keadaan tertentu, ponsel yang digunakan dalam kendaraan akan meberikan dampak merusak terhadap peralatan elektronik kendaraan. Ponsel yang diletakkan terlalu dekat dengan kunci mobil ternyata bisa menghapus kode elektronik yang di kunci tersebut.

  1. Jangan Posisikan dekat Komputer

Komputer dan ponsel sama-sama memancarkan gelombang elektromagnetik. Jika berada dalam jarak dekat, maka keduanya akan saling merusak.

  1. Jangan Menyimpan di Tempat bersuhu Tinggi

Tempat bersuhu tinggi, kelembaban tinggi, dan berdebu merupakan kumpulan musuh ponsel Anda. Mungkin anda tidak menyadari bahwa anda sering “menjemur” ponsel Anda di dashboard mobil, dekat jendela dan bagasi.

  1. Hindari Meletakkan Kartu SIM Dekat Medan Magnet

Bahaya kartu SIM dekat dengan benda-benda mengandung magnet karena radiasi yang ditimbulkan. Ponsel bisa merusak floppy disk, kartu memori dan kartu kredit anda.

  1. Jauhkan dari logam

Hindari ponsel dari benda logam kecil karena magnet pada speaker ponsel anda menarik benda-benda tersebut. Ponsel anda bisa mengalami cidera fisik atau kerusakan.

  1. Jangan Dekat Alat Pacu Jantung

Rumah sakit memang bukan tempat yang baik untuk menggunakan ponsel. Selain alasan pasien butuh ketenangan , peralatan media seperti alat bantu dengar dan alat pacu jantung dapat tergantung. Jangan sampai anda membunuh orang dengan ponsel.

  1. Jangan Tempatkan Dekat Gas yang Mudah Terbakar

Gas berbahaya karena memiliki tekanan tinggi dan mudah terbakar. Berada dekat gas yang mudah terbakar bisa mengakibatkan ponsel tidak dapat berfungsi dengan baik.

  1. Hindari Daerah Basah

Kita semua sadar betapa bahaya air bagi ponsel. Air pun musuh kamera ponsel.